Tanam Sayuran Organik Empat Serangkai Farm
Feby Dwi Sutianto –
detikfinance
Rabu, 05/08/2015 11:27
WIB
Jakarta -Meski
terdaftar sebagai mahasiwa di Institut Pertanian Bogor (IPB), Ramadhan Nur Iman
dan Febri Khafidzin berhasil memperoleh pendapatan Rp 4 juta per bulan dari
bisnis sayuran organik. Di bawah binaan Agribusiness Development Station (ADS)
IPB, Ramadhan dan rekannya menanam berbagai jenis sayuran seperti selada,
kangkung, dan caisin pada lahan seluas seperempat hektar.
Meski lahan tidak
besar, produktivitas pertanian Empat Serangkai Farm ini cukup tinggi.
“Saat awal merintis,
kami mulai dari menjadi binaan Agribusiness Development Station (ADS) IPB.
Pertama kali menaman sebanyak 80 Kilogram per minggu dan bisa panen dua kali
seminggu. Hasil panennya kami supply ke ADS IPB, dan Alhamdulillah kangkung dan
selada dari Empat Serangkai Farm mampu menjadi peringkat teratas sayuran
organik terbaik di ADS,” kata Ramadhan dalam keterangan tertulisnya kepada
detik Finance Rabu (5/8/2015).
Usaha yang telah
dijalani sejak 1 tahun ini, tidak selamanya mulus. Ramadhan mengaku hasil
tanaman sayur mayur milik mereka sempat gagal panen selama 1 bulan karena
terserang hama. Belum lagi, anggota tim mereka ada yang mengundurkan diri.
Namun hal ini tidak membuat mahasiswa IPB itu putus semangat.
“Waktu itu sempat
gagal, tidak panen selama satu bulan karena dimakan hama. Lemahnya kami saat
itu ialah masih berfikir dan mematok teori, padahal praktik di lapang tidak
semudah itu. Sekarang kami sangat terbantu dengan adanya dua orang pekerja di
lahan yang memang merupakan petani sayuran,” tambah Ramadhan.
Ramadhan menyebut
sayur mayur organik yang diproduksi oleh Empat Serangkai Farm ini tidak
menggunakan pupuk kimia ataupun pestisida kimia sehingga sangat aman dikonsumsi
dan baik untuk kesehatan. Pupuk yang dipakai memanfaatkan limbah alami dari
tumbuh-tumbuhan hingga kotoran hewan.
“Saya menggunakan
pupuk kandang dari kotoran ayam dan kambing, juga daun mimba, sereh, kluwek,
dan batang brotowali untuk pestisida,” jelas Ramadhan.
Ia dan rekannya
mengakui pihak kampus, yakni ADS, memberikan dukungan penuh. Bimbingan tersebut
juga menuntut standar tinggi produk sayur mayur produksi mereka. ADS juga sudah
memiliki pasar sehingga bisa menampung produk mahasiswa seperti Empat Serangkai
Farm.
Agar keberlanjutan
usaha tetap berjalan, Ramadhan dan rekannya secara ketat dan konsisten menjaga
proses pengolahan dan produksi.
“Untuk menjadi petani
binaan ADS menuntutnya untuk menjaga kualitas hasil pertanian. Selain karena
pemilahan yang ketat, ADS juga sudah memiliki pasar yang apabila dilepas akan
menjadi sebuah kesempatan yang terbuang bagi para petani yang baru memulai
produksi,” tuturnya.
Komentar dari saya :
1.
Bagaimana anda dapat membuat produktivitas Empat Serangkai Farm
menjadi cukup tinggi ?
2.
Lahan pertanian anda
tidak besar, mengapa anda tidak memperluas lahan pertanian agar produktivitas
meningkat ?
3.
Apakah Empat Serangkai
Farm tetap lanjut usaha jika tidak lagi di bina oleh ADS ?
Bidang Peternakan Rumahan Dengan Modal Skala
Minim
Source:
republika.co.id
Budidaya Peternakan Di Rumah
Prospek Usaha Peternakan 2015
Usaha Rumahan Modal
Kecil Bidang Peternakan – Indonesia dikaruniai kekayaan alam yang besar baik
dari hayati atau tumbuh-tumbuhan maupun hewani dengan beragam jenis binatang.
Selain itu, kekayaan alam tumbuhan di tanah air sangat mendukung bagi hewan
berkembang biak. Sehingga di Indonesia usaha peternakan menjadi usaha yang
dijalani sebagian masyarakat di tanah air khsususnya di daerah pedesaan.
Bisnis peternakan baik
skala kecil maupun besar mudah kita jumpai di berbagai tempat terutama di
pedesaan. Usaha peternakan adalah jenis bisnis yang menjanjikan sekali
dijalankan sekarang di tahun 2015. Namun, masih ada sebagian masyarakat masih
menjadikan usaha peternakan sebagai bisnis sampingan penambah penghasilan
keluarga. Bisnis peternakan masih belum dijalankan secara intensif. Padahal
jika ditekuni secara serius, usaha peternakan bisa menjanjikan keuntungan besar
dan mempunyai prospek yang cerah sekali di masa sekarang dan masa mendatang.
Permintaan yang tinggi
terhadap daging hewan seperti ayam, sapi, domba dan lain sebagainya di tanah
air membuat usaha peternakan memiliki prospek cerah dan sangat menguntungkan.
Pasokan stok daging hewan di dalam negeri tidak mampu memenuhi kebutuhan di
tanah air, sehingga pemerintah mengimpor daging hewan dari Negara tetangga dan
sahabat. Hal ini dikarenakan daging kambing, sapi, dan ayam merupakan kebutuhan
utama setiap manusia untuk dikonsumsi sebagai sumber protein yang mempunyai
nutrisi sangat tinggi.
Berdasarkan situasi di
atas, maka peluang usaha rumahan modal kecil di bidang peternakan sebagai
bisnis yang cukup menggiurkan dan menguntungkan. Anda dapat memanfaatkan
peluang ini dengan cara mencoba menekuni bisnis peternakan. Jika anda berminat
menjalani usaha peternakan, berikut ini peluang yang dapat anda jalankan,
antara lain :
Peluang Usaha Peternakan
Budidaya Burung Puyuh,
Bisnis beternak burung puyuh tak memerlukan modal usaha yang lumayan besar.
Bisnis ini merupakan Usaha Rumahan Modal Kecil Bidang Peternakan. Anda hanya
membutuhkan kandang di atas lahan tanah yang tidak terlalu luas. Kunci sukses budidaya
burung puyuh adalah anda harus memiliki perhatian yang khusus atau ketelatenan
terhadapnya
Budidaya ayam potong
Ayam merupakan menu
yang disukai banyak orang. Olahan makanan dari bahan ayam digemari anak-anak
hingga orang dewasa. Bagi siapa saja yang menjalani usaha budidaya ayam potong
merupakan usaha yang sangat menjanjikan. Anda bisa memulai usaha budidaya ayam
dengan modal usaha yang relatif kecil. Untuk memasarkan ayam potong sangat
mudah. Bahkan di pedesaan sudah ada para pengepulnya
Budidaya Bebek
Permintaan yang tinggi
masyarakat terhadap bebek atau itik menjadikan usaha beternak itik atau bebek
menjadi usaha yang menjanjikan. Bebek atau Itik dibutuhkan oleh restoran Cina,
rumah makan, warung tenda, dan lain sebagainya untuk dijadikan santapan menu
yang lezat dan digemari banyak orang
Demikianlah Usaha
Rumahan Modal Kecil Bidang Peternakan yang bisa anda jalankan. Sebenarnya masih
banyak lagi usaha peternakan lainnya, namun usaha peternakan di atas sudah
dapat mewakili semuanya itu. Semoga artikel ini bermanfaat bagi para pembaca
dan khususnya penulis.
Komentar :
1.
Langkah apa yang harus
dilakukan untuk memulai usaha tersebut ?
2.
Apakah usaha
peternakan dapat di jadikan usaha sampingan ?
3.
Jika dengan modal
usaha yang minim, apakah menjanjikan kualitas ternak yang baik ?
Peluang Usaha di Bidang Maritim
Sebagai sebuah negara
kepulauan, Indonesia memiliki wilayah laut yang luas. Menurut Prof. Dr. Ir.
Rokhmin Dahuri, MS, Indonesia dikenal sebagai negara bahari dan kepulauan
terbesar di dunia dengan luas perairan laut, termasuk Zona Ekonomi Eksklusif
Indonesia (ZEEI), sekitar 5,8 juta kilometer persegi atau 75% dari total
wilayah Indonesia. Sedangkan, luas wilayah daratan hanya 1,9 juta kilometer persegi.
Wilayah laut tersebut ditaburi lebih dari 17.500 pulau dan dikelilingi garis
pantai sepanjang 81.000 kilometer yang merupakan terpanjang kedua di dunia
setelah Kanada.
Potensi ekonomi dari
lautan Indonesia inilah yang kemudian mendorong Kementerian Kelautan dan
Perikanan untuk melakukan berbagai upaya dan cara untuk meningkatkan
pengelolaan di sektor perikanan, sebab tak hanya menguntungkan para nelayan dan
petani ikan di Indonesia, namun juga menciptakan peluang bisnis baru di bidang
kelautan dan perikanan.
Masih Menurut Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, MS, sedikitnya
terdapat sepuluh sektor ekonomi kelautan yang memiliki prospek bisnis cerah
untuk dikembangkan dan berpotensi untuk memajukan dan memakmurkan Indonesia.
Kesepuluh sektor itu adalah (1) perikanan tangkap, (2) perikanan budidaya, (3)
industri pengolahan hasil perikanan, (4) industri bioteknologi, (5)
pertambangan dan energi, (6) pariwisata bahari, (7) transportasi laut, (8)
industri dan jasa maritim, (9) pembangunan pulau-pulau kecil, dan (10) sumber
daya non-konvensional (non-conventional resources).
Perikanan Tangkap
Merupakan usaha
penangkapan ikan yang utamanya dilakukan oleh para nelayan. Penangkapan ikan ini
selain dilakukan di laut juga dilakukan di perairan lain seperti sungai, danau,
rawa. Mereka menggunakan kapal, baik yang bermotor maupun tidak, jaring,
pancing, umpan, kotak penyimpan ikan, dan alat-alat lain tergantung lokasi,
jenis kapal, dan besar modal yang mereka miliki.
Perikanan Budidaya
Selain perikanan
tangkap, ada pula usaha pembudidayaan ikan. Ikan-ikan ini, tergantung jenisnya,
dibudidayakan di laut, di air payau maupun juga di sungai dan rawa untuk jenis
ikan air tawar. Selain ikan konsumsi, ada pula budi daya ikan hias. Budi daya
yang dilakukan biasanya terbagi dua jenis, yaitu pembenihan dan pembesaran.
Selain ikan, ada pula
budi daya untuk produk non ikan, seperti budi daya kepiting, udang, lobster,
kerang, tiram, serta rumput laut.
Industri Pengolahan Hasil Perikanan
Untuk industri
pengolahan hasil perikanan ini biasanya terbagi menjadi dua, yakni yang secara
tradisional dan secara modern. Pengolahan secara tradisional banyak dilakukan
oleh masyarakat, diantaranya seperti pembuatan ikan asin, kerupuk ikan, ikan
asap, otak-otak, ikan duri lunak, dan sebagainya. Usaha pengolahan ini banyak
dilakukan warga untuk mengelola hasil tangkapan ikan yang terkadang jumlahnya
melimpah. Selain itu, ikan yang diolah memiliki nilai lebih sehingga memiliki
nilai ekonomis yang lebih tinggi pula.
Adapun untuk
pengolahan modern sejalan dengan berkembangnya teknologi pengolahan serta
diversifikasi pangan. Jenis pengolahan modern antara lain bakso ikan, nugget,
abon ikan, sosis ikan, minyak ikan, ikan kalengan, dan produk ikan lainnya.
Industri Bioteknologi
Menurut Markus
Sembiring, S.Pi., MIL., industri bioteknologi kelautan meliputi (1) industri
bioproses yaitu proses yang memanfaatkan organisme untuk menghasilkan berbagai
produk dan jasa seperti bioenergi dari rumput laut dan mikroalga, (2) industri
budidaya organisme perairan dan turunannya, seperti budidaya rumput laut untuk
bahan obat dan kosmetik, (3) industri pengujian bahan-bahan berbahaya pada
produk seafood melalui metode bioteknologi untuk meningkatkan keamanan dan daya
saing ekspor, (4) dan lain sebagainya yang masih sangat bisa dikembangkan.
Pertambangan dan Energi
Pertambangan yang dapat dikembangkan merupakan pertambangan
minyak dan gas bumi, serta bahan tambang serta mineral lainnya. Di beberapa
negara maju, pangembangan arus laut dilakukan sebagai solusi untuk mengatasi
krisis listrik sudah mulai dibangun. Tingkat arus laut yang kuat sangat mungkin
untuk dimanfaatkan sebagai potensi energi. Selain arus laut, energi juga dapat
diperoleh dari gelombang, OTEC (Ocean Thermal Energy Conversion),
pasang surut, serta angin.
Pariwisata Bahari
Pariwisata bahari merupakan bidang yang masih sangat mampu
dikembangkan, terutama di daerah-daerah pesisir yang memiliki pantai dan laut.
Wisata bahari di pantai yang bisa dikembangkan misalnya meliputi wisata kuliner
hidangan laut, hotel dan penginapan, pesiar, memancing, serta olah raga air
seperti menyelam, surfing dan speedboat.
Transportasi Laut
Transportasi laut juga
memiliki potensi ekonomi yang tinggi untuk dikembangkan, sebab mutlak
diperlukan oleh Indonesia yang selama ini kurang menggarap bidang tersebut.
Padahal transportasi laut berperan dalam menghubungkan pulau-pulau di
Indonesia, dan berfungsi sebagai urat nadi kehidupan ekonomi, baik di
pulau-pulau utama maupun pulau-pulau terpencil yang terisolasi.
Industri dan Jasa Maritim
Menurut Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, MS., dalam sektor industri
jasa dan maritim dapat dikembangkan industri pembuatan galangan kapal, mesin,
peralatan kapal, industri alat untuk menangkap ikan (seperti jaring, pancing, fish finders, tali tambang, dan sebagainya), industri
kincir air tambak, pompa air,offshore engineering, coastal
engineering, kabel bawah laut danfiber optics, dan
lain sebagainya.
Pembangunan Pulau-pulau Kecil
Menurut Prof. Dr.
Dietriech G. Bengen, DEA, potensi ekonomi kawasan pulau-pulau kecil sebesar Rp
22,5 triliun per tahun. Indonesia memiliki banyak sekali pulau-pulau kecil
dengan potensi yang luar biasa dan sangat penting untuk mengangkat perekonomian
bangsa ini dengan berbasis pada sumber daya kelautan. Dua bidang yang dapat
dikembangkan di pulau-pulau kecil ini adalah perikanan dan pariwisata. Contoh
pulau-pulau kecil yang sukses dikembangkan antara lain adalah Maldives dan
Hawaii.
Sumber Daya Non-konvensional
Sumber daya non-konvensional tersedia di wilayah pesisir dan
laut. Karena alasan keterbatasan teknologi dan ekonomi, sumber daya ini belum
sepenuhnya dimanfaatkan. Contohnya adalah industri air laut dalam, gas hidrat,
air tawar di bawah dasar laut, energi gelombang, energi pasang surut,current energy, OTEC (Ocean Thermal Energy Conversion),
sumber daya laut dalam, mineral dan pertambangan, perikanan laut dalam, dan
lain sebagainya.
Rupanya ada banyak
sekali potensi ekonomi yang masih dapat dikembangkan di bidang maritim. Potensi
itu belum sepenuhnya digarap, karena belum banyak yang melirik. Sebab kesadaran
masyarakat untuk mengembangkan potensi ekonomi di bidang kelautan dan perikanan
masih rendah, meski pemerintah sudah menggenjotnya dengan berbagai macam
program dan kampanye. Anda tertarik untuk mengembangkannya?
Komentar :
1.
Dari banyaknya pilihan
usaha yang anda jelaskan, manakah yang mempunyai peluang keuntungan paling
besar ?
2.
Bagaimana caranya saya
untuk mengembangkan potensi ekonomi di bidang maritim ?
3.
Apakah usaha di bidang
maritim dapat di jadikan usaha sampingan ?
Sumber :
https://pramonoyogie.wordpress.com/2016/01/25/tanam-sayuran-organik-mahasiswa-ipb-ini-raup-rp-4-jutabulan/
No comments:
Post a Comment